Tak Selamanya Kesuksesan Itu Diraih Dengan Kerja Keras

Setiap orang pasti menginginkan kesuksesan, bukan? Dan saya pun juga ingin menjadi orang yang sukses di masa depan. Sukses dalam berkarya, sukses dalam belajar, dan sukses dalam segala hal. Namun, untuk mencapai yang namanya kesuksesan itu tidak mudah. Kita harus berusaha dengan keras, agar di masa depan kita bisa menjadi orang yang sukses dan berguna untuk orang lain. Simak juga, sukses perpanjang domain

Memang rata-rata orang-orang yang menjadi sukses itu, dulunya mereka mempunyai impian yang besar dan tekad yang kuat untuk bisa merubah hidupnya. Dengan impian yang besar dan tekad yang kuat, maka kesuksesan akan semakin dekat di depan mata kita.

Namun, tak selamanya kesuksesan itu dapat diraih dengan kerja keras dan tekad yang kuat. Ada juga beberapa orang yang meraih kesuksesan itu dengan hanya bermodalkan faktor keberuntungan. Ha..? Faktor keberuntungan? Ya…benar sekali.

Misalnya:
“Ada dua orang anak kembar yang dilahirkan di keluarga yang sama. Kita misalkan namanya “Ozi” dan “Oza”. Watak dan perilaku antara Ozi dan Oza itu sangat bertolak belakang. Ozi adalah anak yang sangat rajin dan pintar, sedangkan Oza adalah anak yang pemalas. Ketika mereka berdua sudah lulus dari kuliah, maka si Ozi memutuskan untuk mengikuti test untuk menjadi guru. Sedangkan si Oza belum mempunyai tujuan apapun. Pada saat test menjadi guru, tak disangka Ozi yang anaknya rajin dan pintar itu tidak lulus dalam test. Dan itu membuat Ozi sedih. Karena, Ozi saudaranya tidak lulus dalam test menjadi guru, maka Oza memutuskan untuk mengikuti test tersebut di tahun berikutnya. Pada saat mengikuti test tersebut, Oza berpikiran bahwa pasti dia juga tidak akan lulus dalam test tersebut sama seperti saudaranya si Ozi. Namun memang nasib seseorang itu tidak bisa diterka sama siapapun. Ternyata, Oza yang anaknya sangat pemalas itu akhirnya lulus dalam test tersebut. Dan itu membuat Oza tidak percaya dengan hal tersebut. Lalu Oza melihat sekali lagi hasil test tersebut, ternyata memang benar dia lulus dalam test menjadi guru.” 😀

Nah, dari contoh yang saya buat diatas, kita mendapatkan banyak pelajaran berharga, diantaranya:

  1. Kita tidak bisa menerka atau menebak begitu saya nasib seseorang. Bisa jadi orang yang kita katakan nasibnya itu tidak akan cerah di masa yang akan datang, ternyata di masa depan nasib orang yang kita terka tersebut menjadi cerah dari kita.
  2. Tak selamanya kesuksesan itu diraih dengan kerja keras. Namun, kesuksesan juga dapat diraih dengan adanya faktor keberuntungan.
  3. Walau kita sudah berusaha namun tetap saja gagal, kita jangan mudah putus asa. Kita harus berusaha lebih giat lagi dan jangan lupa berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  4. Dan juga, bahwa setiap kegagalan itu adalah kesuksesan yang tertunda.

Notes:
Artikel ini diikutsertakan pada Kontes Unggulan Muhasabah Akhir Tahun

M. Fadhly

Hanya seorang yang gemar berbagi apa yang diketahui. Jangan lupa follow Twitter saya di @MF4dhli

Leave a Reply

Your email address will not be published.