Perlukah Menggunakan Layanan DNS Hosting Gratis?

Pada artikel sebelumnya, saya pernah membahas mengenai layanan dari ClouDNS. Di artikel tersebut saya sudah bercerita sedikit tentang DNS. Seperti judul diatas, sebenarnya perlu nggak sih menggunakan layanan DNS hosting gratis? Maksudnya layanan DNS hosting disini ialah suatu wadah, tempat atau media yang dapat kita pergunakan untuk mengontrol domain kita. DNS hosting sama dengan fitur Manage DNS. Kalau fitur Manage DNS biasanya sudah disediakan oleh tempat kita membeli domain. Dengan fitur ini, kita bisa melakukan Custom Domain di Blogger. Tapi, tak jarang juga fitur Manage DNS ini tidak disediakan oleh tempat kita membeli domain. Seperti yang pernah saya alami sebelumnya. Domain sudah dibeli, namun saya tidak bisa melakukan Custom Domain dikarenakan fitur Manage DNS tidak ada. Makanya, untuk mengatasi hal tersebut saya menggunakan layanan DNS gratis yang ada di internet. Biasanya, fitur Manage DNS tidak disediakan jika kita membeli domain .web.id. Benar atau tidaknya, saya kurang tahu. Tapi, kayaknya sih benar. Banyak rekan-rekan blogger yang menggunakan domain .web.id komplain mengenai hal tersebut. Cobalah lihat di Google.

Nah, makanya kalau ditempat kita membeli domain tidak menyediakan fitur Manage DNS atau cuma menyediakan pengaturan Name Server saja, kita bisa memanfaat layanan DNS hosting gratis yang ada di internet. Adapun contoh layanan DNS hosting gratis bagus menurut saya, yaitu Cloudflare, Namecheap, Godaddy, NSone (NS1), ClouDNS, HE dan lain sebagainya. Layanan tersebut bisa kita gunakan untuk mengatur domain kita, supaya bisa melakukan Custom Domain di Blogger. Saya sendiri, sudah pernah mencoba semua layanan tersebut. Bagus deh pokoknya. 😀
Gambar DNS CloudFlare
Jadi, kalau ditanya perlu atau nggaknya menggunakan layanan DNS hosting gratis, itu sih tergantung keadaan saja. Kalau misalnya tempat kita membeli domain tidak menyediakan fitur Manage DNS atau semacamnya, kita bisa menggunakan layanan dari pihak ketiga seperti yang diatas. Rata-rata semuanya sudah menggunakan record A, NS, MX, CName, TXT, SRF, dan lain sebagainya. Kalau melakukan Custom Domain di Blogger, yang diperlukan cuma record A dan CName saja kok. 🙂

M. Fadhly

Hanya seorang yang gemar berbagi apa yang diketahui. Jangan lupa follow Twitter saya di @MF4dhli

Leave a Reply

Your email address will not be published.