Kisah Remaja Di Ujung Danau Cinta

Tertulis sebuah kisah yang penuh rasa haru dari seorang remaja yang mempunyai mimpi untuk membangun cintanya agar seindah kilauan lembayung senja. Kisah ini dikutip dari perjalanan nyata sebuah kisah penuh asa. Di kala senja yang indah penuh fatamorgana,terbersit sebuah khayalan yang menggugah jiwa, mulutnya tak pernah berkata tetapi hatinya menggambarkan siratan batinnya.

Al-kisah seorang remaja yang tinggal di pinggir danau penuh kerindangan pohon-pohon yang meradu dalam keheningan.yang menjaadi saksi kehidupan dan kisah cinta remaja itu. Pada suatu hari ketika ia terbangun dari tidurnya yang dibangunkan oleh sang mentari yang menelusup kecelah-celah jendela. Lalu dia membuka jendela kamarnya lalu melihat kilauan pilar cahaya diupuk timur yang begitu indahnya, hingga ia teringat akan mimpi semalam tentang sebuah cahaya keindahan yang terpancar dari seorang wanita yang ditemuinya di pinggir danau pada saat senja yang indah tampak.

Saat sang surya naik menjadi lebih tinggi diangkasa yang menandakan siang menghampiri. Dia masih termenung memikirkan tentang apa yang diimpikannya semalam,dalam hatinya dia berkata, ‘Apakah benar wanita itu ada pada saat senja’, ‘Apakah benar cahaya itu terpancar dari parasnya.’ diapun terus bertanya-tanya. Hingga detikpun berlalu dengan cepat dan sore pun tampak menggantikan siang, pada saat senja itu dia melihat lembayung keindahan yang terpancar dari kilauan mentari memadu awan.dengan rasa harap dan penasaran akan mimpinya tersebut, dia pergi ke danau dengan penuh keyakinan dihatinya.

Ketika dia melihat burung terbang di atas kepalanya lalu dia terus melihat burung merpati itu ternyata burung itu menghampiri seorang wanita yang sedang termenung dipinggir danau, lalu dia melihat wanita itu, dan dalam hatinya dia bertanya, ‘Apakah itu wanita yang semalam aku impikan, tapi kenapa wajahnya tak bercahaya?’ Lalu dengan bergegas dia segera menghampiri wanita itu dan tanpa ragu lagi dia bertanya, ‘Sedang apa adinda disini?’ dan wanita itu kaget dan langsung menoleh kebelakang dan kaget melihat laki-laki itu, dan diapun menjawab, ‘Aku sedang menunggu seorang laki-laki yang semalam aku impikan, menurut mimpi itu akan datang seorang laki-laki yang akan menjadi pendamping hidupku dan mencintaiku dengan setulus hatinya dan katanya akan datang diujung danau ini pada saat senja tiba.’ Dan akhirnya wanita itu berbalik bertanya ‘Kanda mau kemana sore-sore ada diujung danau ini’ Dan laki-laki itu menjawab ‘Aku juga kesini karena aku semalam bermimpi melihat seorang wanita yang cantik yang mukanya bercahaya diujung danau ini’. Dan akhirnya mereka berdua merasa aneh, karena semua yang diimpikan mereka hampir sama,tetapi hanya orang yang mereka impikan tak terlihat seperti dalam mimpi, seperti wanita yang parasnya yang bercahaya dan lelaki yang berwajah tampan.

Dan malam pun akan menghampiri, hingga akhirnya mereka berdua pulang bersama dan dijalan mereka baru berkenalan. Dan setelah mereka saling kenal merekapun akhirnya akrab dan dekat dan mereka menjadi sepasang sahabat yang sangat akrab. Dan dentingan waktu berlalu ternyata waktu bisa mengubah segalanya setelah bertahun-tahun mereka bersama dalam persahabatan hingga akhirnya rasa yang dulu hanya biasa tumbuh menjadi perasaan cinta diantara mereka berdua. Hingga pada suatu ketika saat mereka duduk dipohon cemara yang rindang ditemani semilir angin yang sejuk dengan burung-burung berkicau ria.laki-laki itu dengan perasaan bergetar didanya sambil terbata-bata dia mengungkapkan segala isi hatinya. Dan dengan mata yang berkaca-kaca wanita itu memandang laki-laki itu dan dia pun mengeluarkan segala unek-unek perasaannya kepada laki-laki itu. Dan akhirnya diapun menerima laki-laki itu menjadi pacarnya. Dan akhirnya merekapun menjadi sepasang kekasih yang saling menyayangi dan mengasihi. Pada suatu malam wanita dan laki-laki itu bermimpi kembali dengan mimpi yang sama yang pernah mereka impikan dahulu. Hingga mereka berdua pun ingin membuktikan mimpi itu melihat laki-laki yang tampan dan wanita yang parasnya bercahaya yang mereka temui dipinggir danau pada saat senja. Baca juga, jerawat cinta

Pada saat senja tampak wanita itu sudah termenung dipinggir danau lagi sambil menunggu lelaki tampan yang akan menghampirinya dan laki-laki itupun bergegas segera menuju danau dan pada saat ia sampai di danau dia kaget melihat kekasihnya sedang termenung didanau dan diapun akhirnya menyauti kekasihnya itu. Dan pada saat kekasihnya itu berbalik badan, mereka berdua kaget, laki-laki itu kaget karena kekasihnya itu benar-benar bercahaya mukanya dan laki-laki itupun terlihat sangat tampan. Hingga akhirnya mereka berpelukan dan saling menatap. Dalam hati mereka berkata,’Ternyata benar mimpi itu nyata. Ternyata kekuatan cinta dan kasih sayang yang tulus yang mampu memberikan cahaya dan ketampanan pada yang dicintai’.

Akhirnya mereka berdua hidup dengan bahagia, akhirnya laki-laki yang telah lama menunggu seorang wanita yang menyayanginya dengan setulus hatinya akhirnya terwujud. Cahaya cinta berasal dari cinta yang tulus.

Tulisan yang berjudul ‘Kisah Remaja Di Ujung Danau Cinta’ ini ditulis oleh Abidin Putra Pajar (abidinrancaranji.blogspot.com). Terima kasih atas cerita kirimannya. Semoga sukses selalu. 🙂

M. Fadhly

Hanya seorang yang gemar berbagi apa yang diketahui. Jangan lupa follow Twitter saya di @MF4dhli

Leave a Reply

Your email address will not be published.