Kesibukan Menjelang UN (Ujian Nasional)

Saya akan menceritakan sedikit pengalaman saya saat sebelum UN (Ujian Nasional) dilaksanakan. Tepatnya tanggal 1 Februari 2011, perlahan demi perlahan kesibukan mulai melanda saya dan juga teman-teman saja. Tugas sekolah mulai semakin banyak, belum lagi ujian praktek yang harus segera diselesaikan pada waktu yang telah ditentukan. Kalau dibiarkan begitu saja, akan semakin menumpuk dan menumpuk setiap harinya. Pada waktu itu rasanya kepala saya mau pecah dibuatnya. Karena memikirkan banyaknya tugas yang diberikan oleh pihak sekolah. Belum lagi waktu yang tersisa untuk mengerjakan tugas-tugas tersebut sangat minim sekali. Masuk sekolah jam 7.30 pagi, lalu pulangnya jam 13.00 siang. Nanti jam 13.30 kembali lagi ke sekolah untuk mengikuti Try Out dan pulangnya sekitar jam 15.30. Sampai di rumah sekitar jam 16.00 lewat. Dan jam 16.00-24.00 itu adalah waktu yang harus digunakan sebaik-baiknya untuk menyelesaikan tugas-tugas sekolah. Jika tidak digunakan dengan sebaik-baiknya, di bulan berikutnya kita malah akan bertambah pusing atau bahkan stress dibuatnya. Karena biasanya di bulan-bulan berikutnya kita di fokuskan dalam mengerjakan Ujian Praktek. Tak terbayangkan berapa mata pelajaran yang akan diujikan dalam Ujian Praktek, bukan? Ya sangat banyak sekali tentunya. Jadi tugas-tugas yang diberikan oleh guru itu haruslah cepat kita selesaikan sebelum masuk ke Ujian Praktek. Dan biasanya setelah Ujian Praktek selesai dilaksanakan, maka dalam waktu dekat atau selang waktu 1 minggu setelah menjalani Ujian Praktek, Ujian Akhir Sekolah(UAS) pun juga akan kita jalani. Huahhh… makin pusing deh. Hehehe.

Dan setelah kita menjalani Ujian Praktek dan juga Ujian Akhir Sekolah, pada bulan berikutnya kita mulai difokuskan dalam Persiapan UN. Dan biasanya jika sudah memasuki Persiapan UN belajar effektif di sekolah akan dikurangi. Kalau tidak salah hanya mata pelajaran yang di UN kan lah yang akan kita pelajari setiap harinya.

Seminggu sebelum UN dilaksanakan kita tidak boleh cemas dan gelisah. Ucapkan didalam hati “Aku Mampu. Aku Percaya Dengan Kemampuan Yang Ku Miliki”. Dan sebaiknya 3 bulan terakhir sebelum UN, banyak-banyaklah berdoa kepada Tuhan. Maka, Tuhan akan membukakkan jalan untuk kita. Waktu itu pelaksanaan UN jatuh tanggal 18-20 April 2011. Saya dan teman-teman seperjuang sangat antusias menjalaninya. Dukungan dari keluarga, guru-guru, dan juga teman-teman sangat membantu sekali. Seakan saya tak ingin mengecewakan semua orang yang telah mendukung saya sepenuhnya. Simak juga, sms motivasi menghadapi UN

Dan rasa percaya diri saya semakin meningkat, hari pertama melaksanakan UN tak ada masalah. Dan hari-hari berikutnya juga tidak ada. Setelah UN berakhir rasanya ingin berteriak sekeras-kerasnya. Semua beban hilang seketika. Pengumuman hasil UN jatuh tanggal 16 Mei ditemani oleh rintik-rintik hujan. Pada waktu pengumuman sempat deg-degan juga. Tapi melihat wajah semua guru yang tak biasanya. Hati saya sedikit senang, “ini suatu pertanda baik” kata saya di dalam hati. Dan ternyata memang benar, saya dan juga semua teman-teman saya lulus 100%. Tak ada tangis yang tergambar, hanya kegembiraan yang kami rasakan. ^_~

M. Fadhly

Hanya seorang yang gemar berbagi apa yang diketahui. Jangan lupa follow Twitter saya di @MF4dhli

Leave a Reply

Your email address will not be published.