Curhat Tentang Aplikasi BBM Di Laptop

Kira-kira hampir 1 minggu lebih ini ada sebuah tugas kampus yang membuat saya penasaran. Yups! Tugasnya berkaitan dengan Android. Siapa sih yang tidak kenal dengan Android? Android sekarang tengah naik daun. Di mana-mana semua orang berbicara mengenai Android. Bahkan di lingkungan kampus saya, beberapa teman membeli hp baru yang berbasis Android. Mungkin karena saking penasarannya ingin memiliki hp yang berbasis Android atau pun cuma pamer-pameran? Hahah… Terserahlah! Semuanya punya jawaban. Tapi, yang terpenting kita jangan menyinggung orang lain. Diam-diam saja ya. Heheh… Ya! Android sekarang semakin populer. Walau pun saya tidak memiliki hp Android, namun saya tetap bisa kok menikmati perubahan yang terjadi di Android. 🙂

Semuanya itu tidak terlepas dari ilmu yang saya dapat di kampus. Makanya sekarang saya bisa sedikit lebih mengerti mengenai Android, epss.. maksudnya sedikit-sedikitlah. Heheh.. Pada salah satu matakuliah pemrograman yang saya ambil, saya dan kawan-kawan diajarkan mengenai cara menjalankan Android di laptop. Awalnya saya tidak percaya, masa Android bisa dijalankan di laptop. Tapi, setelah saya melihat tutorial yang diberikan oleh dosen pembimbing barulah saya terdiam dan tercengang. Wah! Ternyata Android bisa dijalankan di laptop. 😀

Untuk menjalankan Android di laptop dibutuhkan sebuah emulator. Kebetulan dalam hal ini saya menggunakan Eclipse. Di Eclipse semua kebutuhan sudah tersaji. Tinggal download saja peralatan yang kita butuhkan. Karena, ilmu saya di Android masih level bawah maka jika ada salah dalam penulisan kata-kata saya mohon maaf. Maklumlah masih dalam tahap belajar. Heheh.. Dosen saya menjelaskan peralatan yang dibutuhkan ialah Eclipse, Android SDK, AVD dan lain sebagainya.

Setelah peralatan saya lengkap, maka muncul lah sebuah rasa untuk menjalankan Android di laptop saya. Pada saat pertama kali menjalankan Android pakai emulator, runningnya lama sekali. Bahkan lebih dari 15 menit. Kata dosen saya, itu hal biasa. Ya saya anggap biasalah, walau pun hati sebenarnya tidak sabaran. Hahaha.. Setelah menunggu cukup lama, yes! Akhirnya Android saya bisa digunakan. Karena masih awam, tentu rasa penasaran itu muncul berlebihan ya kan? Maklum! Mau belajar banyak mengenai Android. Heheh..

Saya bahkan sudah membuat beberapa aplikasi Android melalui Eclipse, seperti aplikasi kalkulator konversi, web browser, image viewer, audio player dan lain sebagainya. Aplikasinya memang masih standar, namun cukuplah untuk membuat saya makin penasaran. Heheh. Setelah aplikasinya jadi, saya instal aplikasinya di Android saya (laptop) dan… ternyata aplikasinya berjalan. Hohoho.. Yes! Sekali lagi.. 😀

Karena, masih dilanda rasa penasaran yang bertubi-tubi. Tiba-tiba didalam hati saya bertanya. Apakah aplikasi BBM juga bisa dijalankan di laptop dengan menggunakan emulator Android? Hmmm… Pada saat itu jawaban yang saya cari belum dapat. Makanya saya putuskan untuk bertanya kepada Google. Pada saat saya bertanya, ternyata Google memberikan sesuatu yang lebih buat saya. Sesuatu yang sangat saya butuhkan untuk memecahkan rasa penasaran yang ada di dalam hati.  Baca juga, ganti skin di aplikasi Youlu.

Google menjawab bahwa, kalau aplikasi BBM bisa di instal di laptop dengan menggunakan emulator Android. Karena saya penasaran, tentu saya coba ya kan? Hahaha.. Kendala pertama yang saya hadapi ketika menginstal aplikasi BBM di laptop yaitu, koneksi internet pada emulator Android saya tidak berjalan sesuai harapan. Ketika saya mengakses internet lewat Android, tidak mau terhubung sedikit pun ke dunia maya. Masalah tersebut akhirnya terpecahkan setelah lebih dari 2 hari. Yehee! Syukurlah.. 🙂
Gambar android di laptop
Koneksi internet sudah lumayan stabil, lalu saya downloadlah aplikasi BBM dari browser bawaan Android saya. Ukuran aplikasi BBM lumayan besar juga yaitu sekitar 12 MB. Setelah menunggu beberapa menit akhirnya proses download selesai. Pas saya klik 2 kali untuk menginstal ke Android saya, aplikasinya bermasalah alias tidak mau dibuka. Wah! Ada apa ini? 😮

Permasalahan tersebut terpecahkan setelah hari berikutnya. Ternyata, versi Android saya tidak mendukung BBM. Saat itu saya menggunakan Android 2.2. Untungnya di Google saya menemukan sebuah informasi yang cukup berharga, kalau BBM hanya bisa di instal di Android versi 4 keatas. Kemudian, saya upgrade Android saya menjadi versi 4.0. Sekarang proses running Android saya menjadi lebih cepat daripada sebelumnya. Ukuran layar Androidnya saya perkecil. 😀

Tibalah saatnya eksekusi! Saya coba kembali menginstal aplikasi BBM yang sudah saya download di hari sebelumnya. Pada saat saya klik 2 kali, dan ternyata… yes… aplikasi BBM bisa saya instal di laptop saya. Hihihi.. Karena saking senangnya, langsung saya buat akun BBM saya dan tidak lupa emailnya saya verifikasi. Dan akhirnya saya punya pin BBM, walau pun saya tidak punya hp Blackberry maupun hp Android, namun berkat emulator Android saya bisa merasakan apa itu yang dinamakan PERUBAHAN! Yeheee! Saya semakin bersemangat. 😀

Nah, itulah cerita singkat saya mendapatkan pin BBM lewat emulator Android. Bagaimana dengan anda? Simak juga, cara perbarui versi UC Browser. 😀

M. Fadhly

Hanya seorang yang gemar berbagi apa yang diketahui. Jangan lupa follow Twitter saya di @MF4dhli

3 Replies to “Curhat Tentang Aplikasi BBM Di Laptop

Leave a Reply

Your email address will not be published.