Berikan Skor Tertinggi Pada Pemberi Kritik

Sifat manusia sebagai makhluk sosial membentuk sebuah interaksi kepada sesama,dari interaksi untuk berkomunikasi, bercanda hingga curhat, namun yang repot itu kalau jiwa sosialnya terlalu tinggi, apapun yang dia lihat selalu berujung sebuah komentar. Rata-rata orang tipe seperti ini komenya terlalu jujur, sejelek apapun dia merasa nyaman dan sah-sah saja menyampaikanya.

Emang bikin nyesek kalau dikomentarin gak enak apalagi dikritik. Komentator jaman sekarang juga pinter-pinter, dia bakal berkedok bijak dengan bilang ‘maaf kalau agak kurang berkenan, saya ini orangnya apa adanya, kalau saya suka saya bilang suka, kalau kurang baik saya bilang kurang baik, lagian kritikan saya bersifat membangun kok’.

Menyikapi orang yang menggemaskan macam itu jangan lantas membuatvanda lemas, galau terus bawaanya kendur pengen merengek, trik paling jitu adalah berikan senyuman yang paling tulus yang jarang atau bahkan tidak pernah anda lakukan, setelah senyuman itu anda rekahkan, selanjutnya sampaikan terima kasih dengan sopan dan lembut lalu tinggalkan pengkritik sejauh mungkin untuk menghindari komentar selanjutnya. Disitulah bendera kemenangan anda kibarkan, lalu sang pengkritik akan bingung mengekspresikan sakit hatinya. Siapa yang membuat sakit hati pengkritik, apakah anda? Bukan anda tapi dia sendirikan? Anda orang yang paling mulia menyikapi hal tersebut dengan sikap yang mulia, dia yang sendiri yang telah menakar sakit hatinya dengan kelakuanya sendiri. Baca juga, Belajar Sendiri, Mengerti Sendiri

Terima kasih kepada Erni Bagus (kakakpandu@gmail.com) yang telah menulis dan mengirim tulisan ini. Semoga sukses selalu.

M. Fadhly

Hanya seorang yang gemar berbagi apa yang diketahui. Jangan lupa follow Twitter saya di @MF4dhli

Leave a Reply

Your email address will not be published.